Eropa merupakan salah satu destinasi wisata terfavorit bagi para pecinta travelling dari Indonesia. Saat mendengar kata Eropa, pasti yang terbayang adalah Paris, Roma, Amsterdam, London, atau Berlin. Jika saya sebutkan nama-nama kota seperti Wina, Graz, Salzburg, Hallstatt, atau Innsbruck, mungkin hanya sedikit dari orang Indonesia yang merasa familiar. Bahkan jika saya sebutkan nama negaranya pun, mungkin banyak juga yang merasa asing 😀
Yes, benar, kota-kota yang saya sebutkan di atas berada di negara bernama Austria. Negara dengan ibu kota bernama Vienna atau Wina ini terletak di Eropa Tengah, berbatasan dengan Jerman dan Republik Ceko di Utara, Slovakia dan Hungaria di Timur, Slovenia dan Italia di Selatan, serta Swiss dan Liechtenstein di Barat. Negara yang dahulunya merupakan bagian kekaisaran Austria-Hongaria ini terkenal dengan musik klasiknya. Di negara inilah lahir para komposer musik terbaik, seperti Wolfgang Amadeus Mozart, Franz Joseph Haydn, dan Franz Schubert, yang nama-namanya tentu sudah sangat melegenda.
Mari kita berkenalan lebih jauh dengan negara Austria.
Nama Austria, yang dalam bahasa Jerman disebut Österreich, berasal dari kata Ostarrîchi yang artinya "Kerajaan Timur", karena pada masa lalu Austria merupakan sebuah kerajaan yang cukup besar yang terletak di ujung Timur dari Kekaisaran Romawi. Maka tidaklah heran apabila arsitektur kerajaan cukup mendominasi bangunan-bangunan besar di Austria.
Nama Austria, yang dalam bahasa Jerman disebut Österreich, berasal dari kata Ostarrîchi yang artinya "Kerajaan Timur", karena pada masa lalu Austria merupakan sebuah kerajaan yang cukup besar yang terletak di ujung Timur dari Kekaisaran Romawi. Maka tidaklah heran apabila arsitektur kerajaan cukup mendominasi bangunan-bangunan besar di Austria.
Negara dengan sistem demokrasi representatif parlementer yang terdiri dari sembilan negara bagian federal ini merupakan salah satu negara Eropa yang tergabung dalam Schengen Area bersama dengan 25 negara eropa lainnya. Artinya untuk bisa berkunjung ke Austria kita bisa menggunakan Visa Schengen yang juga bisa dipakai untuk beberapa negara Eropa lainnya yang tergabung dalam Schengen Area. Daftar negara yang tergabung ke dalam Schengen Area bisa dilihat pada tabel berikut ini:
Sumber: https://www.schengenvisainfo.com/schengen-visa-countries-list/
|
Sebagai sebuah negara republik, Austria terbagi menjadi sembilan negara bagian atau dikenal dengan sebutan Bundesländ/er. Masing-masing negara bagian terdiri dari distrik (Bezirke) dan kota (Städte).
Pada bagian Selatan dan Barat Austria terdapat Pegunungan Alpen yang merupakan tempat favorit untuk olahraga musim dingin. Gunung Grossglockner merupakan gunung tertinggi di Austria dengan ketinggian mencapai 3.798 m dari permukaan laut. Austria bagian Timur dan Utara merupakan kawasan berbukit. Iklim bersifat sederhana dan dingin (temperate climate) merupakan iklim yang dominan di Austria. Namun saat musim panas, suhu di Austria pada siang hari bisa mencapai 35-40 derajat celcius.
Terdapat sekitar 85%-89% etnis Jerman yang merupakan etnis terbanyak dari keseluruhan populasi di Austria, sedangkan pendatang dari negara sekitar berjumlah sekitar 10%. Oleh karenanya Bahasa Jerman (Deutsch) menjadi bahasa resmi yang digunakan di Austria, walaupun terdapat beberapa perbedaan dialek dengan Deutsch yang digunakan di Jerman. Dialek yang dominan digunakan di Austria adalah Austro-Bavaria, kecuali untuk daerah Voralberg, yang berada di bagian Barat Austria, menggunakan dialek Alemanik (Alemannic).
Jadi, jangan heran jika kamu sudah punya bekal bahasa Jerman dari Indonesia tapi saat sampai di Austria tetap tidak faham betul apa yang dikatakan orang Austria padamu 😆



No comments:
Post a Comment